Ternyata nasihat untuk menjaga kesehatan tidak hanya datang dari keluarga atau orang-orang terdekat di rumah. Kadang, nasihat yang sama juga bisa datang dari tempat kerja. Hehe.
Beberapa kali aku memang sempat menulis di blog tentang kondisi badan yang kurang enak. Entah sedang merasa kurang fit, pola makan yang berantakan, atau waktu istirahat yang kurang. Walaupun Pak Boss tidak selalu meninggalkan komentar di blog, ternyata beliau cukup sering notice tulisan-tulisanku.
Dan setelah itu, biasanya ada saja nasihat dari Pak Boss.
Mulai dari mengingatkan untuk lebih menjaga kesehatan, mencoba mengubah pola makan menjadi lebih sehat, sampai yang paling sering diingatkan: jangan lupa mengatur waktu untuk istirahat.
Kalau dipikir-pikir, nasihatnya sederhana. Tapi justru karena sederhana dan sering didengar, kadang kita merasa, “Iya, iya, tahu…” lalu tetap saja dilakukan lagi. Haha.
Yang lucu, setiap kali mendengar nasihat dari Pak Boss, aku seperti dejavu mendengar nasihat dari bapakku sendiri.
Kalimatnya kurang lebih sama.
“Jaga kesehatan.”
“Jangan makan sembarangan.”
“Harus istirahat.”
“Jangan terlalu capek.”
Bedanya cuma ekspresinya saja. Kalau bapakku yang ngomong, biasanya sudah mulai prengat-prengut karena gregetan melihat anaknya masih saja susah diingatkan. Haha.
Sedangkan kalau Pak Boss, penyampaiannya lebih tenang. Tapi intinya tetap sama: kesehatan itu jangan sampai baru diperhatikan setelah badan benar-benar tumbang.
Mungkin memang begitu ya. Kadang nasihat yang paling kita butuhkan bukan sesuatu yang rumit. Hanya pengingat sederhana bahwa tubuh juga punya batas.
Dan ternyata, orang yang mengingatkan kita untuk lebih menjaga diri bisa datang dari mana saja. Bahkan dari seorang atasan di tempat kerja.
Terima kasih, Pak Boss, sudah beberapa kali mengingatkan saya untuk lebih memperhatikan kesehatan. Walaupun kadang dalam hati masih ada sedikit rasa, “Iya Pak, saya tahu…” haha, tapi sebenarnya nasihatnya tetap saya ingat.
Semoga ke depannya saya bisa lebih pintar mengatur pola makan, waktu kerja, dan waktu istirahat. Bukan cuma karena diingatkan orang lain, tapi karena memang sudah sadar bahwa menjaga kesehatan itu tanggung jawab diri sendiri.