Beberapa hari ini aku lagi sering nonton video dari channel Suara Berkelas. Salah satunya membahas tentang “etika yang bikin orang suka sama kamu”. Videonya bahkan belum selesai aku tonton, baru seperempat bagian, tapi sudah ada beberapa hal yang bikin aku mikir, “Oh iya juga.”
Menurut aku, satu hal yang perlu digarisbawahi justru dari judulnya. Etika yang baik seharusnya bukan dilakukan supaya orang suka sama kita. Sebagai manusia yang hidup dan berinteraksi dengan orang lain, ya memang sudah seharusnya kita punya etika. Kalau kemudian orang jadi nyaman atau suka sama kita karena itu, ya anggap saja bonus.
Salah satu pembahasannya tentang cara berkomunikasi lewat chat. Misalnya ada yang menghubungi kita ketika sedang sibuk. Daripada menjawab, “Nanti ya, aku lagi sibuk,” mungkin lebih enak kalau bilang, “Nanti aku balas lagi ya” Kelihatannya sepele, tapi kalimat kedua tidak membuat orang merasa, “Oh, aku ganggu.”
Dari situ aku malah kepikiran sama prinsip aku dalam berkomunikasi secara media online. Aku cukup jarang membalas pesan yang cuma berisi, “Asri.” 😭 Karena awalnya aku balas, “Iya?” lalu orangnya malah tidak membalas lagi. Lah, terus aku dipanggil buat apa?
Menurutku, etika komunikasi bukan cuma tentang bagaimana kita menjawab orang lain, tapi juga bagaimana kita memulai percakapan. Kalau memang ada yang ingin ditanyakan, ya sekalian saja sampaikan. “Asri, mau tanya soal ini…” kan jauh lebih jelas daripada cuma memanggil nama lalu membuat orang menunggu konteks berikutnya.
Apalagi kalau kita yang lebih dulu membutuhkan sesuatu dari orang lain. Rasanya agak lucu kalau kita meminta waktu dan perhatian seseorang, tapi justru membuat dia menebak-nebak kita sebenarnya mau apa.
Mungkin memang hal kecil. Tapi semakin dipikir, komunikasi kita sehari-hari memang dibentuk dari hal-hal kecil seperti ini. Cara menyapa, cara meminta bantuan, cara bilang sedang sibuk, sampai cara memberi tahu bahwa kita akan membalas lagi.
Jadi mungkin benar, etika memang bisa bikin orang suka sama kita. Tapi menurutku, itu bukan alasan kenapa kita harus punya etika. Kita melakukannya karena orang lain juga layak diperlakukan dengan baik, bahkan dalam percakapan sesederhana chat WhatsApp.
Dan ini baru seperempat videonya.
Kayaknya aku harus lanjut nonton sebelum malah menemukan bahan tulisan baru lagi. 😂
“Asri…”
“Iya.”
“Apa kabar?” 😀