Ada satu hal kecil di jalan yang entah kenapa selalu bikin saya heran: orang yang langsung klakson ketika lampu baru saja berubah dari merah ke hijau.
Bukan sudah lima detik.
Bukan sepuluh detik.
Belum ada satu detik.
Lampu merah → kuning sebentar → hijau.
Saya baru sempat mikir, “Oh, sudah hijau.”
TET TET!
Klakson dari belakang.
Kadang saya sampai bertanya-tanya, sebenarnya orang di belakang itu punya sensor lampu lalu lintas atau bagaimana?
Padahal saya juga bukan sengaja berhenti di lampu hijau. Namanya baru berubah, ya pasti ada sepersekian detik untuk mata menangkap warna, otak memproses, lalu tangan dan kaki mulai bergerak.
Apalagi kalau naik motor. Posisi kita bukan seperti di game balapan yang begitu lampu hijau langsung GO!
Yang lebih lucu, biasanya orang yang klakson itu seolah sedang mengejar sesuatu yang sangat penting.
Padahal setelah maju…
Ketemu lampu merah berikutnya.
Jadi saya kadang membayangkan:
“Pak, sabar. Saya juga liattt”
Saya sendiri sebenarnya cukup maklum kalau sudah beberapa detik tidak bergerak. Mungkin pengendaranya melamun, melihat HP, atau memang belum sadar lampunya sudah hijau. Klakson sekali sebagai pengingat masih masuk akal.
Tapi kalau baru berubah dan langsung:
TET!
Rasanya seperti baru bangun tidur langsung diminta presentasi.
Saya juga jadi kepikiran, mungkin masalahnya bukan sekadar soal klakson. Kita sering ingin semuanya bergerak secepat yang kita mau, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya cuma membutuhkan sedikit kesabaran.
Lampu hijau baru menyala satu detik, sudah tidak sabar.
Antrian baru jalan sedikit, sudah gelisah.
Pesan baru dikirim beberapa menit, sudah bertanya, “Kok belum dibalas?”
Padahal manusia memang punya jeda.
Ada waktu untuk melihat, memahami, kemudian bergerak.
Jadi kalau suatu hari saya berhenti di depan lampu hijau selama satu atau dua detik, mungkin bukan karena saya tidak tahu lampunya sudah hijau.
Saya cuma sedang memastikan bahwa saya benar-benar siap jalan.
Dan untuk pengendara di belakang saya…
Tenang.
Saya juga ingin sampai rumah.
Kita semua sedang menuju tempat masing-masing. Tidak perlu diburu-buru sampai lampunya baru hijau pun sudah diklakson.