Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • July
  • 13
  • Selesai dengan Diri Sendiri, Obrolan Singkat di Meja Kantor

Selesai dengan Diri Sendiri, Obrolan Singkat di Meja Kantor

Posted on July 13, 2026July 14, 2026 By asrisahnrd_ 2 Comments on Selesai dengan Diri Sendiri, Obrolan Singkat di Meja Kantor
Uncategorized

Ada yang unik dari jam kerja hari ini. Bukan meeting besar, bukan juga pembahasan target. Justru obrolan santai di meja kantor ruang bawah yang tiba-tiba berubah jadi sesi refleksi hidup.

Pemainnya sederhana: aku, Mba Zahro, Kang Asep, dan Suyen.

Awalnya Mba Zahro penasaran. Beberapa hari lalu Kang Asep sempat menyinggung istilah “selesai dengan diri sendiri.” Hari ini akhirnya rasa penasaran itu ditagih.

“Emang maksudnya selesai dengan diri sendiri itu apa sih?”

Dari situ obrolan mengalir begitu saja.

Kurang lebih yang kutangkap, selesai dengan diri sendiri bukan berarti hidup kita sudah sempurna. Bukan juga berarti sudah tidak punya masalah. Tapi lebih ke kondisi ketika kita mulai berdamai dengan diri sendiri dan tidak lagi menjadikan penilaian orang lain sebagai kompas utama.

Kang Asep menjelaskan bahwa setiap orang punya voice di dalam dirinya. Ada pikiran, pendapat, keresahan, bahkan keyakinan yang sebenarnya ingin disampaikan. Sayangnya, sering kali suara itu kalah keras dibanding suara orang lain.

Akhirnya kita berbicara bukan karena benar-benar ingin menyampaikan pendapat, tetapi karena ingin diterima.

Kita diam bukan karena tidak punya opini, tetapi karena takut dinilai.

Kita mengubah diri bukan karena merasa perlu, tetapi karena takut tidak disukai.

Padahal, mengeluarkan voice dari dalam diri seharusnya cukup dengan satu alasan: karena memang itu yang kita pikirkan. Bukan supaya dipuji. Bukan supaya dianggap pintar. Bukan supaya mendapat validasi.

Kalau ternyata orang lain setuju, ya syukur.

Kalau tidak setuju, ya tidak apa-apa.

Di titik itu, kita mulai mengenal diri sendiri.

Aku jadi sadar, kadang tanpa disadari kita terlalu sering mengukur nilai diri dari reaksi orang lain. Saat dipuji, rasanya percaya diri. Saat dikritik, langsung merasa tidak mampu. Saat pendapat kita disetujui, kita merasa benar. Saat tidak ada yang mendukung, kita mulai meragukan diri sendiri.

Lama-lama yang kita kenal bukan lagi diri sendiri, melainkan versi diri yang dibentuk oleh ekspektasi orang lain.

Bukankah itu melelahkan?

Obrolan tadi membuatku berpikir, jangan-jangan banyak dari kita sebenarnya belum benar-benar mengenal diri sendiri. Kita terlalu sibuk mencari cermin di wajah orang lain sampai lupa bercermin ke dalam diri.

Mungkin itulah mengapa istilah selesai dengan diri sendiri terasa menarik.

Bukan karena sudah mencapai garis akhir.

Melainkan karena kita mulai berhenti mencari pengakuan di setiap langkah.

Mulai berani berkata, “Ini pendapatku.”

Mulai berani berkata, “Aku memang seperti ini.”

Dan mulai menerima bahwa tidak semua orang harus menyukai kita agar kita tetap berharga.

Lucunya, semua obrolan ini terjadi di tengah meja kantor ruang bawah. Tempat yang biasanya dipenuhi candaan receh, bahas kerjaan, atau saling lempar komentar soal kopi.

Hari ini justru berubah jadi ruang refleksi kecil yang mungkin hanya berlangsung belasan menit, tapi cukup membuat pikiranku bekerja.

Kadang memang pelajaran hidup tidak selalu datang dari seminar mahal atau buku setebal ratusan halaman.

Kadang datang dari obrolan santai, ditemani tawa kecil, di meja kantor ruang bawah.

Terima kasih untuk Mba Zahro yang memulai pertanyaan, Kang Asep yang berbagi sudut pandangnya, dan Suyen yang ikut meramaikan diskusi dengan keasbunannya.

Siapa sangka, dari rasa penasaran sederhana, pulangnya malah membawa satu pertanyaan untuk diri sendiri.

Sudahkah aku benar-benar mengenal diriku, atau selama ini aku hanya mengenal diriku lewat penilaian orang lain?

Post navigation

❮ Previous Post: Ilmu Baru dari Sebuah Online Meeting
Next Post: Ketika Sistem Internal Benar-Benar Membantu Pekerjaan ❯

You may also like

Uncategorized
Ketika Aku Kehabisan Ide dan Bertanya ke GPT
March 4, 2026
Uncategorized
Belajar Tenang di Tengah Hal yang Tidak Sesuai Rencana
April 14, 2026
Uncategorized
Menjaga Kesehatan Dimulai dari Hal Sederhana: Mengatur Pola Makan dan Kebiasaan Minum Setiap Hari
June 15, 2026
Uncategorized
Jam Tujuh di Tengah Banjir
January 29, 2026

2 thoughts on “Selesai dengan Diri Sendiri, Obrolan Singkat di Meja Kantor”

  1. Zahro alhasny says:
    July 13, 2026 at 2:07 pm

    Ehehe, sama-samaa, Asrii

    Reply
    1. asrisahnrd_ says:
      July 14, 2026 at 12:35 am

      sering sering kita deeptalk mbaaa

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Jajanan Kecil dan Perhatian Besar
  • Rasanya Seperti Masuk ke Film: Kunjungan ke Data Center
  • Di Balik Ulang Tahun Excellent ke-15: Antara Cuan & Deadline
  • Kunjungan ke Lemhannas: Pengalaman yang Berbeda dari Biasanya
  • Cuaca yang Datang dan Pergi Sesukanya

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  2. Ananda Kallila on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  3. asrisahnrd_ on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  4. Ahmad on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  5. asrisahnrd_ on Berbuat Baik Itu Wajib, Tapi Bukan Berarti Tanpa Batas

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by