Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • February
  • 25
  • Ketika Nasionalisme Tidak Hitam Putih

Ketika Nasionalisme Tidak Hitam Putih

Posted on February 25, 2026 By asrisahnrd_ No Comments on Ketika Nasionalisme Tidak Hitam Putih
Uncategorized

Ketika aku membaca tulisan Pak Dahlan tentang fenomena WNI–WNI di Disway.id, aku langsung ngerasa ini bukan sekadar cerita biasa. Pak Dahlan nulis dengan jujur, tanpa mau sok pintar, tapi justru ngasih kita ruang buat mikir lebih dalam soal cinta tanah air, kebanggaan keluarga, dan hubungan kita dengan Indonesia.

Menurut Pak Dahlan, apa yang dilakukan Dwi Sasetyaningtyas — yang sempat bikin heboh karena sikapnya terhadap Indonesia — bisa dipahami lebih dari satu sisi. Dia bilang percaya bahwa Dwi tetap cinta Indonesia, bahkan mungkin sikapnya yang “seperti merendahkan Indonesia” itu justru lahir dari rasa cintanya yang dalam terhadap tanah kelahirannya. Kalimat ini membuat aku mikir: sering kali emosi kita terhadap negara itu muncul bukan karena benci, tapi justru karena kita terlalu berharap akan masa depan yang lebih baik.

Pak Dahlan juga ngasih contoh ayah-ibu yang bangga setengah mati pada anak-anaknya. Contohnya menantu beliau yang naik sepeda 1.500 km demi sayang pada suami, atau cucu yang juara debat internasional di Amerika. Itu semua ngingetin kita bahwa sebagai orang tua, kita sering meletakkan harapan besar pada prestasi anak — dan itu manusiawi banget.

Tapi kemudian, Pak Dahlan bawa kita ke satu dilema yang menurut aku penting banget: tentang WNI yang lahir di luar negeri dan punya pilihan kewarganegaraan. Ketika anak itu punya pilihan antara jadi WNI atau jadi warga negara Inggris, itu bukan sekadar pilihan administratif, tapi tentang masa depan yang bisa jadi sangat berbeda. Dia paham kenapa orang tua bisa bangga banget sampe ingin anaknya pilih negara maju. Itu bukan hal aneh — banyak orang tua yang berpikir seperti itu demi masa depan anaknya.

Tapi inilah yang menurutku poin penting dari tulisan Pak Dahlan: jangan langsung menghakimi seseorang hanya karena pilihannya berbeda dari kita. Terkadang cara dia nunjukin kebanggaan atau rasa cintanya pada Indonesia itu memang kelihatan aneh atau bahkan menyakitkan buat orang lain. Tapi kita harus ingat, setiap orang punya cara sendiri-sendiri buat nunjukin cinta pada tanah air — dan itu nggak mesti selalu sama.

Lalu yang paling menarik, Pak Dahlan nulis bahwa kita sebagai bangsa jangan sampai kehilangan rasa bangga terhadap anak bangsa yang berkiprah di luar negeri. Mereka yang tinggal di negara lain, yang jadi warga negara lain, bukan berarti mereka benci Indonesia. Justru bisa jadi mereka adalah jaringan Indonesia di luar negeri yang suatu hari bisa bantu negaranya dari tempat yang jauh. Ide ini sederhana tapi powerful: asset bangsa nggak cuma di dalam negeri, tapi juga di luar sana.

Saat aku mikir soal tulisan ini, aku merasa bahwa sudut pandang Pak Dahlan ngajarin kita buat nggak cepat marah atau nge-judge orang lain berdasarkan satu tindakan atau ucapan saja. Kadang kita lupa bahwa setiap keputusan manusia punya alasan rumit di belakangnya. Dan dalam konteks kebangsaan, cinta kita pada negara itu bisa muncul dalam bentuk yang berbeda-beda juga — dan itu nggak boleh membuat kita jadi gampang ngecap seseorang “tidak cinta tanah air”.

Post navigation

❮ Previous Post: Merangkai Kreativitas & Kebersamaan dalam Satu Sore
Next Post: Peraturan Rumah ❯

You may also like

Uncategorized
Perhatian yang Diam-Diam
August 18, 2026
Uncategorized
Satu Obat yang Selalu Ada di Tasku
July 23, 2026
Uncategorized
Munggahan Pertama Bersama PT Excellent Infotama Kreasindo
February 18, 2026
Uncategorized
Gugup Sebelum Presentasi? Mungkin Itu Tanda Peduli
July 7, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  • Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  • Belajar Mengelola Emosi di Jalan
  • Kebiasaan Kecil dari Bapak Masih Aku Bawa Sampai Sekarang
  • Tiga Kabar Membahagiakan Hari Ini

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  2. Vavai on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  3. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  4. Zahro alhasny on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  5. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by