Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • August
  • 18
  • Perhatian yang Diam-Diam

Perhatian yang Diam-Diam

Posted on August 18, 2026 By asrisahnrd_ No Comments on Perhatian yang Diam-Diam
Uncategorized

Biasanya briefing di markas dilakukan setiap hari Senin. Tapi karena Senin kemarin bertepatan dengan hari libur bersama dalam rangka peringatan kemerdekaan, briefing pun digeser menjadi hari Selasa.

Seperti biasa, isinya tetap seputar pekerjaan, kabar tim, dan tulisan-tulisan yang dibuat oleh teman-teman. Tapi entah kenapa, saya selalu merasa tulisan-tulisan ini bukan sekadar tulisan.

Kadang tulisannya sederhana sekali. Tapi ternyata, dari cerita sederhana itu bisa muncul banyak makna. Menariknya lagi, makna tersebut tidak mengenal usia ataupun gender. Setiap orang bisa menangkap sudut pandang yang berbeda, lalu dari sana pemikiran dan pendapat masing-masing bisa ikut memberi arti bagi anggota tim lainnya.

Hari ini, ada satu tulisan dari Rhaka yang cukup menarik perhatian saya. Ia bercerita tentang menjemur pakaian, sementara ibunya yang mencuci baju.

Sederhana, kan?

Tapi justru tulisan itu mengingatkan saya pada kehidupan di rumah.

Di keluarga kecil yang punya grup WhatsApp bernama “Indra Family”, kami ternyata juga punya pembagian peran masing-masing. Bukan pembagian berdasarkan prinsip, “Lah, itu kan tugas cewek. Ngapain aku yang ngerjain?” atau “Udahlah, biarin aja.”

Kami mengerjakannya karena memang harus dikerjakan.

Salah satunya soal mencuci baju.

Mungkin di sebagian keluarga, pekerjaan mencuci baju lebih banyak dilakukan oleh anak perempuan atau ibu. Tapi di rumah saya, ceritanya sedikit berbeda.

Ibu saya bisa dibilang sudah bertahun-tahun tidak memegang mesin cuci atau mencuci pakaian. Bukan karena beliau tidak mau, apalagi karena ada aturan tertentu di rumah. Tangannya yang mungil sering mengalami kram dan kebas ketika mencuci atau memeras pakaian.

Akhirnya, pekerjaan itu dilakukan bergantian oleh saya, bapak, dan adik laki-laki saya.

Awalnya begitu.

Lama-lama, saya malah tidak diperbolehkan ikut mencuci karena cucian di rumah bisa menggunung seperti gunung yang sedang menunggu pendaki. Alhasil, tersisalah bapak dan adik laki-laki saya dengan tenaga laki-lakinya.

Dan perlahan-lahan, entah kenapa, adik saya yang biasanya menyebalkan itu berubah menjadi dewa secercah harapan. Wkwkwk.

Dia mengambil peran utama dalam urusan mencuci pakaian.

Pulang kuliah, langsung ambil nasi sebakul untuk mengisi tenaga. Setelah itu, mesin cuci pun bekerja.

Saya yang baru pulang ke rumah sering kali sudah mendengar suara mesin cuci berputar.

Kalau dipikir-pikir, lucu juga.

Adik saya baru saja beranjak 20 tahun pada 15 Agustus kemarin. Orangnya cuek setengah mati. Kalau dipanggil, pura-pura budeg. Kalau diajak bicara kadang tatapannya saja tidak ada.

Tapi giliran saya main keluar rumah?

“Shareloc.”

“Udah sampai mana?”

“Coba kirim video sekitarnya.”

Bahkan sekarang naik level menjadi share live location.

Ya ampun.

Katanya cuek.

Tapi ternyata posesif dan jujurrrr ribett bangett sihhh risih masa iyaa main selalu sharelive loc.

Dari situ saya mulai memahami satu hal: perhatian dari laki-laki tidak selalu datang dalam bentuk kata-kata.

Tidak semuanya harus terlihat. Tidak semuanya harus diucapkan. Bahkan mungkin tidak semuanya perlu divalidasi.

Kalau saya dan ibu melakukan sesuatu, biasanya sambil ngomong panjang kali lebar. Wkwkwk. Namanya juga perempuan.

Tapi adik saya berbeda.

Dia mungkin tidak banyak bicara, tetapi diam-diam merelakan waktunya untuk mencuci pakaian, berusaha pulang tepat waktu, dan bahkan jarang jajan.

Sesekali dia juga pulang kuliah membawa jajanan untuk saya. Entah es teler kesukaan atau makaroni pedas yang kalau mau dimakan harus sembunyi-sembunyi di kamar.

Karena kalau sampai terlihat bapak, langsung keluar kalimat:

“Makanan apaan itu? Bahaya. Beli-beli begituan.”

Hmm… memang tidak sehat sih.

Tapi kan nggak setiap hari. Hehe.

Loh, loh.

Kok saya malah jadi memuji adik sepanjang tulisan ini?

Oke, cukup.

Anggap saja ini satu-satunya kesempatan saya memberikan apresiasi kepada adik melalui tulisan. Karena kalau disampaikan langsung…

Ih, apalah.

Menatap saja mungkin tidak mau. Wkwkwk.

Tapi terlepas dari itu, tulisan Rhaka hari ini membuat saya kembali melihat bahwa pekerjaan-pekerjaan kecil di rumah ternyata bisa menyimpan cerita yang besar.

Mencuci baju bukan sekadar mencuci baju.

Menjemur pakaian bukan sekadar menjemur pakaian.

Dan perhatian tidak selalu berbentuk ucapan “hati-hati” atau “aku sayang kamu”.

Kadang, perhatian itu bentuknya sesederhana pulang kuliah, makan sebakul nasi, lalu menyalakan mesin cuci karena tahu di rumah ada tumpukan pakaian yang menunggu.

Dan mungkin, itulah salah satu bentuk kasih sayang yang paling sederhana:

tidak banyak bicara, tapi mau mengambil peran.

Post navigation

❮ Previous Post: Excited Mencoba Hal Baru
Next Post: WFH: Menurut Ibu Libur ❯

You may also like

Uncategorized
Hujan yang Cuma Mampir
September 30, 2026
Uncategorized
Tradisi Lebaran yang Bikin Senyum di Rumah
March 11, 2026
Uncategorized
Review Film: Keluarga Super Irit — Antara Hemat, Kocak, dan Realita Kehidupan
April 1, 2026
Uncategorized
Cuaca yang Datang dan Pergi Sesukanya
October 26, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Jajanan Kecil dan Perhatian Besar
  • Rasanya Seperti Masuk ke Film: Kunjungan ke Data Center
  • Di Balik Ulang Tahun Excellent ke-15: Antara Cuan & Deadline
  • Kunjungan ke Lemhannas: Pengalaman yang Berbeda dari Biasanya
  • Cuaca yang Datang dan Pergi Sesukanya

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  2. Ananda Kallila on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  3. asrisahnrd_ on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  4. Ahmad on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  5. asrisahnrd_ on Berbuat Baik Itu Wajib, Tapi Bukan Berarti Tanpa Batas

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by