Hari ini menjadi pengalaman pertamaku mencoba WFC (Work From Cafe). Sebelumnya, aku selalu merasa kalau kebijakan WFA dari kantor paling nyaman dilakukan dari rumah. Rasanya lebih praktis, lebih santai, dan tidak perlu pergi ke mana-mana. Tapi ternyata, hari ini aku menemukan suasana baru yang cukup berbeda.
Awalnya WFC ini adalah ajakan Mba Nanda dan Mba Zahro. Setelah mencari berbagai rekomendasi tempat WFC melalui media sosial, akhirnya kami memutuskan untuk bekerja di Cu@Cafe yang berlokasi di kawasan Grand Wisata.
Kami sepakat berangkat saat jam istirahat, sekitar pukul 12–13 siang. Perjalanan menuju cafe terasa seperti “healing” kecil di tengah rutinitas kerja. Sesampainya di cafe, suasananya langsung terasa nyaman. Tidak terlalu ramai, musik yang diputar pun lembut dan menenangkan. Kombinasi itu membuat suasana bekerja terasa lebih fokus dan terorganisir.
Jujur saja, selama WFH aku sering merasa terdistraksi oleh pekerjaan rumah atau hal-hal kecil lainnya. Kadang baru mulai fokus bekerja, tiba-tiba kepikiran beberes, ambil camilan, atau malah terdistraksi suasana rumah yang terlalu santai. Namun hari ini berbeda. Duduk dengan laptop di meja cafe, ditemani suasana tenang dan lantunan musik elegan, membuatku merasa seperti “karyawan profesional ala film-film” — meskipun dalam hati masih sambil tertawa sendiri membayangkannya, haha.
Ternyata suasana kerja memang bisa memengaruhi mood dan produktivitas. WFC memberiku pengalaman baru bahwa bekerja tidak selalu harus di kantor atau di rumah. Sesekali mencoba suasana baru juga bisa membuat pikiran lebih segar dan semangat bekerja kembali meningkat.
Sepertinya… ini bukan jadi WFC pertamaku sekaligus yang terakhir 🙂

Leave a Reply