Uncategorized
Di kantorku, ada satu kebiasaan kecil yang sebenarnya sederhana, tapi hangat: makan real food hasil kukusan. Jagung, ubi, kacang, pisang—semuanya dikukus tanpa tambahan apa pun. Yang membawanya bergiliran, tidak terjadwal secara kaku, tapi semua saling mengingat. Bahan mentahnya disediakan oleh kantor, lalu dibawa pulang oleh yang kebagian giliran. Saat giliranku tiba, biasanya aku membawa bahan … Read More “Pagi yang Berantakan, Tapi Tetap Sampai Tepat Waktu” »