Biasanya briefing di markas dilakukan setiap hari Senin. Tapi karena Senin kemarin bertepatan dengan hari libur bersama dalam rangka peringatan kemerdekaan, briefing pun digeser menjadi hari Selasa. Seperti biasa, isinya tetap seputar pekerjaan, kabar tim, dan tulisan-tulisan yang dibuat oleh teman-teman. Tapi entah kenapa, saya selalu merasa tulisan-tulisan ini bukan sekadar tulisan. Kadang tulisannya sederhana … Read More “Perhatian yang Diam-Diam” »
Belakangan ini saya sedang merasa excited untuk mencoba hal-hal baru. Bukan karena saya sudah merasa jago, justru karena saya tahu saya masih banyak tidak tahunya. 😆 Kadang kita terlalu nyaman dengan sesuatu yang sudah biasa dilakukan. Sudah tahu caranya, sudah tahu risikonya, dan sudah tahu kira-kira hasilnya akan seperti apa. Tapi ternyata, berada di zona … Read More “Excited Mencoba Hal Baru” »
Saya dulu mungkin berpikir bahwa menjadi profesional berarti harus selalu menggunakan bahasa yang sangat formal. Tapi semakin lama bekerja, saya justru merasa profesional dan ramah itu bisa berjalan bersamaan. Kita tetap bisa menghargai orang lain tanpa harus berbicara seperti sedang membaca dokumen kontrak. Kita tetap bisa tegas tanpa terdengar galak. Kita tetap bisa mengingatkan tanpa … Read More “Profesional bukan berarti harus dingin” »
Senin sore saya mengalami satu momen yang sebenarnya sederhana sekali: mau beli bensin atau tidak? Tapi entah kenapa, keputusan sesederhana itu berubah menjadi bahan pertimbangan sepanjang perjalanan. 😂 Saya melihat indikator bensin motor sudah menunjukkan 2 bar. Buat saya, 2 bar itu sudah masuk kategori “oke, sebentar lagi harus isi.” Biasanya kalau sudah sampai angka … Read More “Dua Bar Bensin dan Pertimbangan Panjang di Jalan” »
Beberapa hari ini aku lagi sering nonton video dari channel Suara Berkelas. Salah satunya membahas tentang “etika yang bikin orang suka sama kamu”. Videonya bahkan belum selesai aku tonton, baru seperempat bagian, tapi sudah ada beberapa hal yang bikin aku mikir, “Oh iya juga.” Menurut aku, satu hal yang perlu digarisbawahi justru dari judulnya. Etika … Read More “Etika Itu Bukan Supaya Orang Suka Sama Kita” »
Sudah cukup lama sebenarnya aku ingin mencoba olahraga selain jogging. Bukan karena bosan jogging juga, cuma rasanya ingin sesekali melakukan sesuatu yang berbeda. Akhirnya kesempatan itu datang hari Sabtu kemarin, ketika aku dan dia janjian untuk sepedaan dari rumah sampai ke Grand Wisata. Tujuan utamanya adalah tepi danau. Pagi-pagi kami berangkat dengan sepeda masing-masing. Awalnya … Read More “Sabtu Pagi, Gowes ke Danau” »
Sudah hampir delapan bulan aku bekerja di PT Excellent Infotama Kreasindo. Lucunya, baru sekarang aku kepikiran membahas hal yang setiap hari kulihat. Bukan soal server, bukan soal email, bukan juga soal Proxmox. Tapi… dinding kantor. Kalau pertama kali datang ke kantor kami, mungkin yang paling mencolok justru bukan meja kerjanya, melainkan warna-warni di setiap sudut … Read More “Delapan Bulan Baru Sadar, Ternyata Dinding Kantor Kami Punya Cerita” »
Salah satu keuntungan WFH yang sering dibayangkan banyak orang adalah: lebih hemat. Tidak perlu keluar ongkos perjalanan, tidak perlu beli kopi di luar, tidak perlu ikut godaan jajanan. Tinggal kerja dari rumah, masak sendiri, dan uang jajan bisa lebih aman. Tapi ternyata ada satu jebakan kecil yang baru saya sadari selama WFH… Keinginan untuk ngemil … Read More “WFH, Kenapa Rasanya Selalu Ingin Ngemil? Padahal Katanya Lebih Hemat” »
Kalau ada yang masih ingat tulisan saya sebelumnya, “Hari Pertama Menuju Sistem Kerja yang Lebih Terpusat”, saya sempat bercerita kalau kantor mulai beralih menggunakan CRM sebagai pusat aktivitas tim. Tujuannya sederhana, tapi dampaknya besar: supaya pekerjaan tidak lagi terpencar di banyak aplikasi, semua lebih rapi, lebih mudah dilacak, dan tentu lebih efisien. Waktu itu saya … Read More “14 Tiket dan Beribu Kata untuk Sebuah CRM” »
Setiap Senin pagi biasanya dimulai dengan briefing. Briefing berjalan seperti biasanya. Sampai akhirnya Pak Boss menyampaikan satu kalimat yang membuat saya spontan mengangguk pelan. “Jangan menjadi seperti lilin yang berkorban melelehkan diri sendiri untuk menyinari seisi ruangan.” Jujur, ini pertama kalinya saya mendengar kutipan tersebut. Semakin dipikir-pikir, semakin terasa masuk akal. Sering kali kita semangat … Read More “Jangan Jadi Lilin” »
