WFA, Jemuran, dan Hujan yang Tak Jadi Turun

Hari ini aku menjalani WFA dengan suasana yang sedikit berbeda. Pagi hari masih berjalan seperti biasa—cukup tenang, tanpa tanda-tanda cuaca akan berubah drastis. Aku bisa fokus bekerja tanpa distraksi, menikmati ritme kerja dari rumah yang biasanya terasa lebih fleksibel.

Namun, memasuki siang hari, langit mulai berubah. Awan gelap perlahan datang, angin bertiup lebih kencang, dan tak lama kemudian gemuruh geluduk mulai terdengar. Suasana yang tadinya tenang mendadak terasa penuh “ancaman”—hujan sepertinya tinggal menunggu waktu untuk turun deras.

Di tengah fokus bekerja, pikiranku mulai terbagi. Bukan karena pekerjaan, tapi karena satu hal sederhana yang terus terlintas: jemuran di luar. Sebagai anak perempuan di rumah, ada tanggung jawab yang terasa otomatis—kalau hujan turun, jemuran harus segera diangkat.

Akhirnya, di sela-sela pekerjaan, aku jadi sering melirik ke luar. Antara tetap ingin menjaga fokus kerja, dan dorongan untuk segera berlari mengamankan jemuran sebelum kehujanan. Tubuh tetap di depan laptop, tapi pikiran sudah setengah berada di halaman rumah.

Angin semakin kencang, langit semakin gelap, dan perasaan pun ikut tidak tenang. Rasanya seperti sedang berpacu—mana yang lebih dulu, hujan deras atau aku yang mengangkat jemuran.

Namun, menjelang sore, ternyata cerita berubah. Awan mulai menipis, suara geluduk mereda, dan cahaya matahari kembali muncul dengan santai, seolah tidak pernah ada ancaman hujan sebelumnya.

Aku hanya bisa tersenyum kecil melihatnya. Dalam hati seperti ada suara yang berkata,
“nah gitu dong, lagi di rumah jemurannya diangkat.”

Hari ini terasa sederhana, tapi cukup menggambarkan bagaimana WFA bukan hanya soal pekerjaan. Ada peran lain yang ikut berjalan bersamaan—tentang membagi fokus, tentang refleks tanggung jawab di rumah, dan tentang hal-hal kecil yang diam-diam ikut mewarnai hari.

Dan mungkin, di situlah letak uniknya bekerja dari rumah—tetap profesional, tapi tetap menjadi bagian dari rumah itu sendiri.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *