Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • April
  • 23
  • Ketika Tempat Belajar Tak Lagi Aman

Ketika Tempat Belajar Tak Lagi Aman

Posted on April 23, 2026 By asrisahnrd_ No Comments on Ketika Tempat Belajar Tak Lagi Aman
Uncategorized

Hari ini seperti biasa rutinitas sehari-hari yaitu membaca artikel Pak Dahlan Iskan, namun hari ini terdapat satu judul artikel yang menarik perhatianku yaitu kasus manajer tempat kursus bahasa Inggris di Kelapa Gading yang diduga mengancam murid usia 7 tahun.

Awalnya aku kira ini hanya sekadar konflik kecil antara orang tua dan pihak tempat kursus. Tapi setelah membaca lebih jauh, rasanya sulit untuk menganggap ini sebagai hal biasa. Ada sesuatu yang terasa janggal—bahkan mengganggu.

Bagaimana mungkin sebuah tempat belajar, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak, justru menjadi sumber ketakutan?

Dari informasi yang beredar, kasus ini bermula dari insiden sederhana—seorang anak terjatuh di area kursus. Namun ketika orang tua mencoba meminta klarifikasi, situasinya justru berkembang menjadi dugaan ancaman, bahkan disertai ujaran yang tidak pantas. Kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian dan sedang dalam proses penyelidikan .

Di titik ini, menurutku masalahnya bukan lagi soal siapa yang benar atau salah secara teknis. Tapi soal bagaimana orang dewasa—terlebih yang berada di lingkungan pendidikan—mengelola emosi dan tanggung jawabnya.

Karena jujur saja, anak usia 7 tahun itu belum paham dunia orang dewasa. Mereka hanya tahu satu hal: apakah mereka merasa aman atau tidak.

Dan ketika rasa aman itu hilang, dampaknya bisa jauh lebih besar dari sekadar satu kejadian.

Aku jadi berpikir, kadang kita terlalu fokus pada “branding” tempat kursus—fasilitas bagus, pengajar profesional, kurikulum internasional—tapi lupa pada hal yang paling mendasar: sikap manusia di dalamnya.

Percuma tempatnya terlihat modern kalau empatinya nol.

Yang lebih membuatku prihatin adalah bagaimana konflik ini bisa sampai melibatkan ancaman. Dalam dunia pendidikan, bahkan di level non-formal sekalipun, harusnya ada standar moral yang dijaga. Bukan hanya soal mengajar, tapi juga bagaimana memperlakukan murid dan orang tua.

Kalau hal seperti ini dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan akan perlahan terkikis.

Menurutku, kasus ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tapi juga soal lingkungan. Anak-anak belajar bukan hanya dari buku, tapi dari bagaimana orang dewasa bersikap di sekitar mereka.

Dan ketika yang mereka lihat adalah kemarahan, ancaman, atau bahkan arogansi—itu juga yang tanpa sadar mereka pelajari.

Pada akhirnya, semoga kasus ini bisa diselesaikan dengan adil. Bukan hanya untuk keluarga korban, tapi juga sebagai pelajaran bagi semua pihak—bahwa bekerja di dunia pendidikan berarti memegang tanggung jawab yang jauh lebih besar dari sekadar pekerjaan.

Karena di sana, ada masa depan anak-anak yang sedang dibentuk.

Post navigation

❮ Previous Post: Semalam yang Terlalu Mellow (dan Ternyata Aku Sudah Tahu Penyebabnya)
Next Post: Segelas Es Teh dan Flu yang Datang ❯

You may also like

Uncategorized
Catatan Santai tentang Dinamika Politik
January 30, 2026
Uncategorized
Tetap masak
January 20, 2026
Uncategorized
Ketika Aku Kehabisan Ide dan Bertanya ke GPT
March 4, 2026
Uncategorized
Awalnya Cuma Baca, Tiba-Tiba Kepikiran Biaya Hidup
March 31, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Jajanan Kecil dan Perhatian Besar
  • Rasanya Seperti Masuk ke Film: Kunjungan ke Data Center
  • Di Balik Ulang Tahun Excellent ke-15: Antara Cuan & Deadline
  • Kunjungan ke Lemhannas: Pengalaman yang Berbeda dari Biasanya
  • Cuaca yang Datang dan Pergi Sesukanya

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  2. Ananda Kallila on Ternyata, yang Paling Berkesan Bukan Destinasinya
  3. asrisahnrd_ on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  4. Ahmad on Telepon dari Brunei di Tengah Kesibukan Kantor
  5. asrisahnrd_ on Berbuat Baik Itu Wajib, Tapi Bukan Berarti Tanpa Batas

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by