Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • July
  • 2
  • Tentang Menjaga Kepercayaan Orang Tua

Tentang Menjaga Kepercayaan Orang Tua

Posted on July 2, 2026 By asrisahnrd_ 2 Comments on Tentang Menjaga Kepercayaan Orang Tua
Uncategorized

Selasa kemarin, aku pergi bermain bersama teman-teman kantor. Sebelum berangkat, seperti biasa aku meminta izin kepada bapak. Syukurnya, beliau mengizinkan.

Awalnya semua berjalan biasa saja. Kami mengobrol, makan, tertawa, dan menikmati waktu bersama. Sampai akhirnya tanpa terasa hari mulai malam. Sekitar pukul delapan lewat, aku masih belum juga pulang.

Di saat itulah ponselku mulai “berisik”. Notifikasi datang bertubi-tubi. Video call. WhatsApp call. Pesan WhatsApp. Direct Message Instagram. Semua dari orang tua.

Saat itu aku baru sadar, di balik keseruanku menghabiskan waktu bersama teman-teman, ada dua orang di rumah yang sedang menunggu dan khawatir.

Sesampainya di rumah, aku langsung membersihkan diri. Dalam hati sudah menyiapkan diri kalau-kalau akan dimarahi. Rasanya sudah menyusun berbagai alasan dan permintaan maaf.

Ternyata aku salah.

Bapak mengajakku berbicara berdua di kamar. Tidak ada suara yang meninggi. Tidak ada omelan. Tidak ada kalimat yang menyudutkan.

Beliau hanya berbicara pelan, seperti seorang ayah kepada anak perempuannya.

Beliau bilang bahwa ketika orang tua memberikan izin, sebenarnya mereka sedang memberikan kepercayaan. Dan kepercayaan itu datang bersama tanggung jawab.

Bukan berarti setelah diberi izin kita bebas melakukan apa saja tanpa memikirkan mereka yang menunggu di rumah. Setidaknya, jika memang akan pulang lebih malam dari yang diperkirakan, berilah kabar. Satu pesan sederhana saja sudah cukup membuat hati mereka jauh lebih tenang.

Entah kenapa, obrolan malam itu justru terasa jauh lebih “keras” daripada dimarahi.

Aku tidak bisa berhenti menangis.

Mungkin bukan karena takut dimarahi. Tapi karena aku merasa sudah mengecewakan kepercayaan yang bapak berikan dengan begitu mudah. Rasanya bersalah melihat beliau memilih menasihati dengan tenang, padahal beliau punya banyak alasan untuk marah.

Di momen itu aku benar-benar sadar bahwa menjadi dewasa bukan hanya soal bisa pergi ke mana saja atau membuat keputusan sendiri. Menjadi dewasa juga berarti mampu bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan orang tua.

Aku bersyukur mempunyai bapak yang memilih mendidik dengan ketenangan, bukan dengan kemarahan. Cara beliau menyampaikan nasihat malam itu mungkin akan terus aku ingat, jauh lebih lama daripada jika beliau memarahiku.

Karena itu, aku membuat “hukuman” untuk diriku sendiri.

Selama satu bulan ke depan, aku memutuskan untuk tidak pergi main dulu.

Bukan karena disuruh. Bukan karena dilarang.

Tapi karena aku ingin belajar mengingat kembali bahwa kepercayaan adalah sesuatu yang harus dijaga. Aku ingin membuktikan, setidaknya kepada diriku sendiri, bahwa aku bisa lebih bertanggung jawab setelah kejadian ini.

Semoga bisa bertahan. 🙂

Kalau dipikir-pikir lagi, orang tua memang lucu.

Kadang mereka tidak meminta apa-apa. Tidak menuntut balasan apa pun atas semua yang sudah mereka lakukan. Mereka hanya ingin satu hal: anaknya pulang dengan selamat.

Dan mungkin, mulai hari itu aku belajar bahwa menjaga kepercayaan orang tua bukanlah tentang selalu menuruti semua keinginan mereka. Melainkan tentang menghargai rasa tenang yang mereka titipkan setiap kali mengucapkan, “Iya, hati-hati ya.”

Semoga lain kali aku bisa menjadi anak yang lebih bertanggung jawab atas setiap izin yang telah diberikan. Karena pada akhirnya, mendapatkan izin itu mudah. Yang sulit adalah menjaga kepercayaan yang menyertainya.

Post navigation

❮ Previous Post: Ketika Foto Menjadi Penjaga Kenangan: Refleksi dari “Keluar Melambai” Pak Dahlan Iskan
Next Post: Bab Baru Lagi: Kenalan Sama Zimbra ❯

You may also like

Uncategorized
Tentang Persiapan dan Menjaga Diri
April 13, 2026
Uncategorized
Mengenal Diri, Menerima Proses
February 10, 2026
Uncategorized
Jam Tujuh di Tengah Banjir
January 29, 2026
Uncategorized
Belajar Ikhlas dari Sebuah Briefing Pagi
May 19, 2026

2 thoughts on “Tentang Menjaga Kepercayaan Orang Tua”

  1. Zahro alhasny says:
    July 3, 2026 at 12:48 pm

    Asrii, maaf yaa 🥺

    Reply
    1. asrisahnrd_ says:
      July 6, 2026 at 9:19 am

      Aman ajaa mbaa, lebih sedih baca komen mba zahro daripada artikelnya wkwk tetap ajak aku main yaa mbaaa huhu

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kami Bukan Sarjana Kertas: Ketika Kesuksesan Ternyata Bukan Cuma Soal IPK
  • Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  • Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  • Belajar Mengelola Emosi di Jalan
  • Kebiasaan Kecil dari Bapak Masih Aku Bawa Sampai Sekarang

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  2. Vavai on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  3. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  4. Zahro alhasny on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  5. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by