Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • April
  • 22
  • Semalam yang Terlalu Mellow (dan Ternyata Aku Sudah Tahu Penyebabnya)

Semalam yang Terlalu Mellow (dan Ternyata Aku Sudah Tahu Penyebabnya)

Posted on April 22, 2026 By asrisahnrd_ No Comments on Semalam yang Terlalu Mellow (dan Ternyata Aku Sudah Tahu Penyebabnya)
Uncategorized

Semalam rasanya aneh. Nggak ada kejadian besar, nggak ada masalah yang benar-benar serius, tapi entah kenapa hati ini gampang sekali goyah. Cuma lihat potongan video di media sosial—yang sebenarnya biasa saja—tiba-tiba mata berkaca-kaca. Lalu lanjut dengar lagu sedih… selesai sudah. Air mata jatuh tanpa permisi, seolah-olah dunia lagi berat banget, padahal kalau dipikir lagi, ya… tidak juga.

Di tengah suasana yang terlalu mellow itu, aku sempat diam dan berpikir, “Ini kenapa ya aku?” Rasanya seperti semua emosi datang bersamaan. Sedih, sensitif, sedikit overthinking, dan agak drama—semua campur jadi satu. Tapi jujur saja, ini bukan pertama kali terjadi. Bahkan sebenarnya aku sudah cukup hafal dengan pola ini. Hmmm… kebiasaan rutin bulanan ini lagi.

Dan benar saja, pagi harinya semua terjawab. “Tamu” itu datang. Tamu yang selalu hadir setiap bulan, yang diam-diam membawa paket lengkap: badan yang mulai terasa tidak nyaman, perut yang sedikit nyeri, dan suasana hati yang naik turun seperti roller coaster. Lucunya, semua drama semalam tiba-tiba terasa masuk akal. Oh, jadi ini penyebabnya.

Hari itu kebetulan aku WFH. Di satu sisi rasanya bersyukur karena tidak perlu keluar rumah, tapi di sisi lain, tantangannya tetap ada. Harus tetap bekerja dengan baik di tengah badan yang kurang nyaman dan mood yang masih belum sepenuhnya stabil. Kadang ingin rebahan saja, kadang ingin menghindari semua hal, tapi kenyataannya tanggung jawab tetap berjalan.

Mungkin bagi sebagian orang, cerita seperti ini terdengar terlalu privasi, tapi hal ini toh bikan hal yang tabu bukan? Tapi aku menuliskannya bukan untuk mengeluh, melainkan untuk berbagi. Karena pada akhirnya, banyak perempuan yang mengalami hal serupa. Setiap bulan, kita tidak hanya berhadapan dengan perubahan fisik, tapi juga emosi yang kadang sulit dijelaskan. Badan terasa sakit, hati jadi lebih sensitif, dan pikiran pun lebih mudah lelah.

Dan di tengah rasa tidak nyaman itu, aku mulai melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Rasa sakit yang masih konsisten ini ternyata bukan sekadar gangguan, tapi juga sinyal bahwa tubuh masih bekerja dengan baik, masih menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Sebuah tanda kecil yang sering terlupakan, bahwa di balik rasa tidak enak, ada sistem tubuh yang tetap setia berjalan.

Di situ aku belajar satu hal penting: semuanya memang perlu dikontrol, tapi bukan berarti harus dipaksa untuk selalu kuat. Ada kalanya kita perlu lebih memahami diri sendiri, memberi ruang untuk istirahat sejenak, tanpa mengabaikan tanggung jawab yang ada. Pelan-pelan menyeimbangkan antara perasaan dan pekerjaan.

Akhirnya aku sadar, fase ini bukan sesuatu yang harus dilawan habis-habisan. Ini hanya bagian dari ritme tubuh yang datang dan pergi. Yang penting bukan bagaimana menghindarinya, tapi bagaimana menghadapinya dengan lebih sadar.

Dan semalam, dengan segala air mata yang terasa “berlebihan”, ternyata bukan tanpa alasan. Tubuhku hanya sedang memberi tanda—dan kali ini, aku berhasil memahaminya. Memahami dengan rasa sakit dan pegal seluruh tubuh huft.

Post navigation

❮ Previous Post: Ketika SOP dan Disiplin Menjadi Budaya, Bukan Sekadar Prosedur
Next Post: Ketika Tempat Belajar Tak Lagi Aman ❯

You may also like

Uncategorized
Ketika Neraka Tak Lagi Menakutkan bagi Para Pemegang Amanah
January 21, 2026
Uncategorized
Sabtu Pagi, Gowes ke Danau
August 10, 2026
Uncategorized
QRIS: Kebiasaan Kecil, Dampak Besar — Catatan dari Tulisan Pak Dahlan Iskan
April 20, 2026
Uncategorized
Kamis Tanpa Bekal
February 5, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kami Bukan Sarjana Kertas: Ketika Kesuksesan Ternyata Bukan Cuma Soal IPK
  • Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  • Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  • Belajar Mengelola Emosi di Jalan
  • Kebiasaan Kecil dari Bapak Masih Aku Bawa Sampai Sekarang

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  2. Vavai on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  3. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  4. Zahro alhasny on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  5. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by