Skip to content

Blognya Asri

My WordPress Blog

  • Home
  • 2026
  • March
  • 31
  • Awalnya Cuma Baca, Tiba-Tiba Kepikiran Biaya Hidup

Awalnya Cuma Baca, Tiba-Tiba Kepikiran Biaya Hidup

Posted on March 31, 2026 By asrisahnrd_ No Comments on Awalnya Cuma Baca, Tiba-Tiba Kepikiran Biaya Hidup
Uncategorized
Sumber: ProKalteng.co

Setiap hari, aku sebagai karyawan PT Excellent memiliki budaya literasi dengan membaca artikel catatan harian Pak Dahlan Iskan di Disway. Tulisan beliau selalu punya cara tersendiri untuk membuatku berhenti sejenak dari rutinitas, lalu berpikir lebih dalam tentang hal-hal sederhana yang sering terlewat. Setelah selesai membaca tulisan Pak Dahlan, seperti biasa aku melanjutkan dengan scrolling, sekadar ingin tahu berita lain yang sedang ramai dibicarakan.

Sampai akhirnya, satu judul berita membuatku berhenti. Tentang kabar naiknya harga BBM per 1 April 2026—yang berarti besok. Angka yang disebutkan pun tidak main-main. Dexlite disebut-sebut bisa menembus Rp23.650 per liter. Seketika itu juga, pikiranku langsung penuh dengan berbagai kemungkinan.

Jujur, ada rasa kaget. Bukan hanya karena angkanya yang cukup tinggi, tapi juga karena dampaknya yang pasti akan terasa luas. BBM bukan sekadar kebutuhan kendaraan, tapi juga “urat nadi” banyak aktivitas. Kalau benar naik, hampir semua lini kehidupan akan ikut terdorong. Ongkos transportasi bisa meningkat, harga bahan pokok berpotensi naik, dan biaya hidup perlahan ikut terkerek. Hal-hal seperti ini selalu terasa dekat, apalagi sebagai pekerja yang setiap hari bergantung pada mobilitas.

Tapi di tengah rasa khawatir itu, aku mencoba menahan diri untuk tidak langsung percaya sepenuhnya. Dari yang kubaca, informasi tersebut masih berupa kabar yang beredar dan belum tentu menjadi keputusan resmi. Ada kemungkinan itu hanya simulasi atau prediksi yang belum final. Di titik ini, aku merasa diingatkan lagi bahwa tidak semua yang cepat tersebar itu langsung bisa dijadikan pegangan. Kadang kita memang perlu jeda—untuk memastikan, untuk memahami, dan untuk tidak ikut terbawa arus kepanikan.

Kalau dipikir lebih jauh, isu kenaikan BBM memang tidak pernah berdiri sendiri. Selalu ada cerita besar di belakangnya. Harga minyak dunia yang fluktuatif, nilai tukar yang berubah, hingga kondisi geopolitik global—semuanya saling terhubung. Hal-hal yang mungkin terasa jauh dari kehidupan sehari-hari, ternyata punya dampak langsung pada hal sesederhana harga di SPBU.

Di situ aku mulai merenung. Kalau pun benar harga BBM akan naik, sebenarnya yang paling penting bukan hanya soal “naiknya berapa”, tapi “seberapa siap kita menghadapinya”. Karena pada akhirnya, kita tidak punya kendali atas keputusan besar seperti itu. Yang bisa kita kendalikan adalah cara kita merespons.

Mungkin ini jadi pengingat untuk mulai lebih bijak dalam banyak hal. Mengatur ulang pengeluaran, mempertimbangkan kembali penggunaan kendaraan, atau sekadar lebih sadar bahwa kondisi bisa berubah kapan saja. Hal-hal kecil yang dulu terasa biasa, bisa jadi perlu dipikirkan ulang.

Lucunya, semua refleksi ini berawal dari rutinitas sederhana: membaca. Dari satu tulisan ke tulisan lain, sampai akhirnya menemukan sesuatu yang memicu kekhawatiran sekaligus kesadaran. Aku jadi merasa bahwa literasi bukan hanya soal menambah informasi, tapi juga soal membentuk cara berpikir—bagaimana kita menyikapi kabar, memilah mana yang perlu dipercaya, dan tetap tenang di tengah ketidakpastian.

Besok mungkin harga BBM benar-benar naik, atau mungkin juga tidak. Tapi satu hal yang pasti, hidup akan selalu menghadirkan kejutan seperti ini. Dan mungkin, yang paling penting bukanlah kepastian dari kabar tersebut, melainkan bagaimana kita tetap bisa bersikap tenang dan rasional saat menghadapinya.

Post navigation

❮ Previous Post: Hari Pertama Kembali ke Kantor: Pelajaran Berharga dari Pak Ali
Next Post: Review Film: Keluarga Super Irit — Antara Hemat, Kocak, dan Realita Kehidupan ❯

You may also like

Uncategorized
Persiapan Lebih Awal, Pelayanan Lebih Nyaman
June 10, 2026
Uncategorized
Empat Lemari Sudah Kuberantas, Siapa Berikutnya?
August 26, 2026
Uncategorized
Tradisi Lebaran yang Bikin Senyum di Rumah
March 11, 2026
Uncategorized
Dari “Tetangga Mau Nikah” Jadi “Kamu Kapan?”
August 20, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  • Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  • Belajar Mengelola Emosi di Jalan
  • Kebiasaan Kecil dari Bapak Masih Aku Bawa Sampai Sekarang
  • Tiga Kabar Membahagiakan Hari Ini

Recent Comments

  1. asrisahnrd_ on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  2. Vavai on Ketika Banyak Ide Malah Bingung Mau Nulis Apa
  3. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  4. Zahro alhasny on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah
  5. asrisahnrd_ on Ketika Jam Kerja Bapak Berubah, Jam Hidup Serumah Ikut Berubah

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 Blognya Asri.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by