Tradisi Lebaran yang Bikin Senyum di Rumah

Setiap orang punya cerita tersendiri tentang Hari Raya Idul Fitri. Biasanya momen Lebaran identik dengan mudik, ketupat, opor ayam, dan berkumpul bersama keluarga. Namun sejak menjadi karyawan baru di PT Excellent Infotama Kreasindo, aku menemukan satu tradisi menarik yang sudah menjadi budaya dari tahun ke tahun, yaitu pembagian parcel kebutuhan pokok untuk para karyawan.

Yang membuatnya berbeda, parcel tersebut tidak dibungkus seperti hampers pada umumnya. Semua kebutuhan pokok dimasukkan ke dalam kontainer box plastik yang rapi dan kokoh. Di dalamnya terdapat berbagai jenis kebutuhan pangan yang sangat bermanfaat untuk menyambut hari raya, mulai dari bahan-bahan pokok hingga kebutuhan dapur yang sering digunakan saat memasak hidangan Lebaran. Sebelum dibawa pulang, tim di kantor juga membantu mengikat kontainer box tersebut dengan rapi agar aman selama perjalanan, sehingga isinya tidak bergeser dan semuanya bisa sampai di rumah dengan selamat.

Sebagai karyawan baru, pengalaman ini terasa sangat menyenangkan. Rasanya seperti membawa “bekal Lebaran” dari kantor untuk keluarga di rumah. Momen yang paling berkesan tentu saja ketika aku sampai di rumah sambil membawa kontainer box tersebut. Ibuku langsung tersenyum melihat berbagai kebutuhan pangan yang kubawa. Ia bahkan terlihat sangat senang saat melihat satu per satu isi box tersebut. Kami sempat tertawa bersama karena ternyata isinya cukup lengkap, seperti stok dapur kecil untuk menyambut Lebaran.

Bagi sebagian orang mungkin ini terlihat sederhana, tetapi bagiku pengalaman ini terasa sangat berarti. Selain merasa diperhatikan oleh perusahaan, ada kebahagiaan kecil ketika bisa membawa sesuatu yang membuat orang di rumah ikut tersenyum. Tradisi ini bukan hanya tentang parcel kebutuhan pokok, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan menjelang hari raya. Semoga budaya baik seperti ini terus berlangsung dari tahun ke tahun, karena ternyata sebuah kontainer box berisi kebutuhan pokok bisa membawa kebahagiaan sederhana, bukan hanya bagi karyawan, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu di rumah.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *