Begitukah semuanya(?)

Kenapa hari ini dinobatkan sebagai hari tersibuk? Ketika semua orang sensi jika mendengar hari ini, yap Hari Senin.

Hari dimana jika disebut saat weekend akan membuat mata tersipit dan otomatis bombastic side eye. Sebenarnya tidak ada yang beda dengan hari lainnya, tapi masih membingungkan darimana asalnya hari ini seketika lalu lintas bagai jet ingin menembus langit, segalanya terdengar di hari ini mulai teriakan ibu yang membangunkan anaknya sekolah, omelan ibu yang melihat ayah memecahkan gelas kopinya, klakson di jalanan lampu merah, dan pertolongan anak mencari dimana kaos kaki sebelahnya. Hal tersebut sama yang terjadi dirumahku pagi ini. Adik ku diomeli ibu karena menghabiskan 30 menit di kamar mandi, padahal yang ingin mandi masih ada 3 orang lagi. Lega melihat dia keluar karena giliranku yang mandi. Tapi perut mules bapak yang meraung membuka langkah kakinya secepat kilat masuk menyalipku yang sedang mengambil handuk. Lagi-lagi haru menunggu laki-laki yang berada di kamar mandi. Kali ini bukan ibuku yang teriak, tapi aku yang sudah gregetan. Sudah dibilang pagi-pagi jangan makan sambal, bapaku ngeyel tetap makan sambal.

Kutunggu keluarnya bapak smabil menyiapkan bekal sekeluarga. Lama sekali beliau keluar mungkin bisa sambil kubaca novel berlembar-lembar. Setelah bapa keluar, aku masuk kamar mandi dnegan muka jengkel habisnya lama bangettt. Bermenit-menit aku mandi saat selesai dan keluar bapaku berkata “Lah udah, cepet banget mandinya” Gimana tidak ngebut mandi, jam sudah menunjukkan pukul 06.45 dimana 15 menit lagi jadwal ku harus berangkat kerja. Kujawab dengan “iyaa dah mau telat” beliau hanya “hehehe” huft bapaku ini. Ntah adik laki-lakiku ataupun bapakku menghabiskan waktu untuk membangun tol di kamar mandi. Begitukah semua laki-laki(?) selalu menghabiskan banyak waktu saat di kamar mandi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *