Nyaring Klakson

Hari senin pagi ini terdengar berbagai jenis sound dari berbagai jenis sumber. Mulanya karena suasana langit yang tidak bersahabat di hari pertama anak masuk sekolah setelah liburan lama. Ibu yang sudah jauh hari menyiapkan bahan masakan untuk sarapan anaknya sekolah mendadak tersingkirkan menjadi persiapan alat perang menghadapi hujan disertai angin hebat diluaran. Sedari malam hujan terus menyirami daerah Bekasi, yang membuat para ibu rumah tangga, pekerja kantoran, dan warga lainnya was was khawatir banjir dan pontang panting dalam mengantar anaknya sekolah dan berangkat bekerja.

Dan benar saja, Bekasi Senin pagi masih diguyur hujan yang sangat deras dan kencangnya angin. Aku yang selalu berangkat kerja bersama ibu naik motor juga jadi was was. Karena postur ibu aku yang mungil harus membonceng anaknya aku yang lebih besar darinya di situasi hujan lebat dan pastinya perkiraan akan banjir dan macet dimana-mana. Dari rumah tentunya sudah menggunakan jas hujan yang tertutup rapat melindungi badan dan tas berisikan laptopku. Tapi rasanya jas hujan juga mengalah, karena baru perjalanan 5 menit saja dari rumah separuh bagian bawah tubuh ibuku sudah basah kuyup karena jalan banjir dan dihantam cipratan besar dari motor dan mobil yang melintas. Rasanya aku ingin menggantikan ibu yang mengendarai motor, tapi rasanya ibu lebih khawatir kalau aku yang mengendarainya karena aku masih kagok mengendarai motor pasca kecelakaan. Daripada ibu yang harap harap cemas dibonceng aku, jadinya aku duduk tenang berdzikir di boncengan diterpa air hujan dan angin kencang.

Alhamdulillah aku bisa sampai di kantor tanpa telat. Masuk minggu kedua bekerja, dengan memulai hari dengan basah kuyup, aku di kantor masuk tahap on boarding yang diagendakan untuk aku mengikuti pelatihan beberapa aplikasi pekerjaan. Bisa dibilang, awalnya aku sedikit linglung mendengarkan berbagai aplikasi asing tersebut. Huuhh aku yang berusaha menetralkan pikiran meyakinkan diri sendiri bahwa bisa mengerjakan pekerjaan secara bertahap namun tepat. Terakhir perasaan ini muncul adalah saat aku sidang skripsi, perasaan gelisah, kuku-ku yang rusak akibat pelampiasan rasa gelisah, dan asam lambung yang naik turun melengkapi rasa meyakinkan diri sendiri bahwa bisa dan akan berlalu.

Tantangan baru pembelajaran baru, real tantangan bagi aku untuk terjun di dunia IT ini. Wish me luck!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *